Powered By Blogger

Kamis, 11 Agustus 2011

Sejarah Jaringan Komputer

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.

Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.


Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
(di post berikutnya)


Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.




Gambar 2 Jaringan komputer model distributed processing
(di post berikutnya)


Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

Minggu, 26 September 2010

PROSEDUR PENGGUNAAN KOMPUTER


PROSEDUR PENGGUNAAN KOMPUTER

1.     Prosedur mengaktifkan komputer
a.     Tekan tombol power  pada stabilizer(jika menngunakan stabilizer)
b.     Kemudian tekan tombol power di kotak CPU
c.      Hidupkan monitor
d.     Tunggulah hingga sistem operasi aktif dan kemudian siap untuk digunakan. Dalam sistem operasi MS windows, komputer siap digunakan untuk menjalankan aplikasi jika sudah muncul tampilan dekstop Windows.

2.     Menjalankan aplikasi
Aplikasi dikomputer dapat dijalankan melalui START menu (di sebelah kiri bawah dekstop) atau dobel klik ikon shortcut (pada dekstop). Kita dapat menjalankan aplikasi lain dalam waktu yang sama, namun jika tidak diperlukan, sebaiknya tidak membuka banyak aplikasi secara bersamaan karena memori komputer akan terbagi. Akibatnya kinerja komputer akan lambat.

3.     Mematikan komputer
Setelah menggunakan komputer, kita harus mematikannya agar komputer tersebut ‘beristirahat’. Proses mematikan komputer  disebut dengan SHUT DOWN. Langkah-langkahnya:
a.     Tutup semua program aplikasi yang masih aktif, jika belum tersimpan, simpanlah dokumen yang perlu terlebih dulu.
b.     Klik START, klik TURN OFF Computer.
c.      Pada kotak dialogyang muncul, klik TURN OFF.
d.     Tunggu loading hingga komputer mati. Pada sebagian komputer yang belum dilengkapi fasilitas yang dapat mematikan komputer otomatos setelah proses SHUT DOWN, maka mematikannya perlu menekan tombol power di CPU.
e.      Matikan monitor kemudian matikan stabilizer( jika menggunakan stabilizer)
f.       Cabut kabel power (kabel listrik ke stop kontak)
Kerugian – kerugian bila tidak mengikuti prosedur tersebut, antara lain:
1)    Kemungkinan ada file di komputer yang rusak.
2)    Hardisk dikomputer tersebut akan cepat rusak.
3)    Kemungkinan software di komputer tidak lagi berjalan normal.